Followers

About Me

Kamis, 19 April 2012

Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman?

Membaca judul diatas, tentu banyak orang yang akan mengernyitkan dahi, sebagai tanda ketidakpercayaannya. Bahkan, mungkin demikian pula dengan Anda. Sebab, Nabi Sulaiman AS adalah seorang utusan Allah yang diberikan keistimewaan dengan kemampuannya menaklukkan seluruh makhluk ciptaan Allah, termasuk angin yang tunduk di bawah kekuasaannya atas izin Allah. Bahkan, burung dan jin selalu mematuhi perintah Sulaiman.

Menurut Sami bin Abdullah al-Maghluts, dalam bukunya Atlas Sejarah Nabi dan Rasul, Nabi Sulaiman diperkirakan hidup pada abad ke-9 Sebelum Masehi (989-931 SM), atau sekitar 3.000 tahun yang lalu. Sementara itu, Candi Borobudur sebagaimana tertulis dalam berbagai buku sejarah nasional, didirikan oleh Dinasti Syailendra pada akhir abad ke-8 Masehi atau sekitar 1.200 tahun yang lalu. Karena itu, wajarlah bila banyak orang yang mungkin tertawa kecut, geli, dan geleng-geleng kepala bila disebutkan bahwa Candi Borobudur didirikan oleh Nabi Sulaiman AS.

Candi Borobudur merupakan candi Budha. Berdekatan dengan Candi Borobudur adalah Candi Pawon dan Candi Mendut. Beberapa kilometer dari Candi Borobudur, terdapat Candi Prambanan, Candi Kalasan, Candi Sari, Candi Plaosan, dan lainnya. Candi-candi di dekat Prambanan ini merupakan candi Buddha yang didirikan sekitar tahun 772 dan 778 Masehi.

Lalu, apa hubungannya dengan Sulaiman? Benarkah Candi Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang hebat dan agung itu? Apa bukti-buktinya? Benarkah ada jejak-jejak Islam di candi Buddha terbesar itu? Tentu perlu penelitian yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak untuk membuktikan validitas dan kebenarannya.

Namun, bila pertanyaan di atas diajukan kepada KH Fahmi Basya, ahli matematika Islam itu akan menjawabnya; benar. Borobudur merupakan peninggalan Nabi Sulaiman yang ada di tanah Jawa.

Dalam bukunya, Matematika Islam 3 (Republika, 2009), KH Fahmi Basya menyebutkan beberapa ciri-ciri Candi Borobudur yang menjadi bukti sebagai peninggalan putra Nabi Daud tersebut. Di antaranya, hutan atau negeri Saba, makna Saba, nama Sulaiman, buah maja yang pahit, dipindahkannya istana Ratu Saba ke wilayah kekuasaan Nabi Sulaiman, bangunan yang tidak terselesaikan oleh para jin, tempat berkumpulnya Ratu Saba, dan lainnya.

Dalam Alquran, kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Saba disebutkan dalam surah An-Naml [27]: 15-44, Saba [34]: 12-16, al-Anbiya [21]: 78-81, dan lainnya. Tentu saja, banyak yang tidak percaya bila Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman.

Di antara alasannya, karena Sulaiman hidup pada abad ke-10 SM, sedangkan Borobudur dibangun pada abad ke-8 Masehi. Kemudian, menurut banyak pihak, peristiwa dan kisah Sulaiman itu terjadi di wilayah Palestina, dan Saba di Yaman Selatan, sedangkan Borobudur di Indonesia.

Tentu saja hal ini menimbulkan penasaran. Apalagi, KH Fahmi Basya menunjukkan bukti-buktinya berdasarkan keterangan Alquran. Lalu, apa bukti sahih andai Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman atau bangunan yang pembuatannya merupakan perintah Sulaiman? 

Menurut Fahmi Basya, dan seperti yang penulis lihat melalui relief-relief yang ada, memang terdapat beberapa simbol, yang mengesankan dan identik dengan kisah Sulaiman dan Ratu Saba, sebagaimana keterangan Alquran. Pertama adalah tentang tabut, yaitu sebuah kotak atau peti yang berisi warisan Nabi Daud AS kepada Sulaiman. Konon, di dalamnya terdapat kitab Zabur, Taurat, dan Tingkat Musa, serta memberikan ketenangan. Pada relief yang terdapat di Borobudur, tampak peti atau tabut itu dijaga oleh seseorang.

"Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: 'Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itu dibawa malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman'." (QS Al-Baqarah [2]: 248).

Kedua, pekerjaan jin yang tidak selesai ketika mengetahui Sulaiman telah wafat. (QS Saba [34]: 14). Saat mengetahui Sulaiman wafat, para jin pun menghentikan pekerjaannya. Di Borobudur, terdapat patung yang belum tuntas diselesaikan. Patung itu disebut dengan Unfinished Solomon.

Ketiga, para jin diperintahkan membangun gedung yang tinggi dan membuat patung-patung. (QS Saba [34]: 13). Seperti diketahui, banyak patung Buddha yang ada di Borobudur. Sedangkan gedung atau bangunan yang tinggi itu adalah Candi Prambanan.

Keempat, Sulaiman berbicara dengan burung-burung dan hewan-hewan. (QS An-Naml [27]: 20-22). Reliefnya juga ada. Bahkan, sejumlah frame relief Borobudur bermotifkan bunga dan burung. Terdapat pula sejumlah relief hewan lain, seperti gajah, kuda, babi, anjing, monyet, dan lainnya.

Kelima, kisah Ratu Saba dan rakyatnya yang menyembah matahari dan bersujud kepada sesama manusia. (QS An-Naml [27]: 22). Menurut Fahmi Basya, Saba artinya berkumpul atau tempat berkumpul. Ungkapan burung Hud-hud tentang Saba, karena burung tidak mengetahui nama daerah itu. "Jangankan burung, manusia saja ketika berada di atas pesawat, tidak akan tahu nama sebuah kota atau negeri," katanya menjelaskan. Ditambahkan Fahmi Basya, tempat berkumpulnya manusia itu adalah di Candi Ratu Boko yang terletak sekitar 36 kilometer dari Borobudur. Jarak ini juga memungkinkan burung menempuh perjalanan dalam sekali terbang.

Keenam, Saba ada di Indonesia, yakni Wonosobo. Dalam Alquran, wilayah Saba ditumbuhi pohon yang sangat banyak. (QS Saba [34]: 15). Dalam kamus bahasa Jawi Kuno, yang disusun oleh Dr Maharsi, kata 'Wana' bermakna hutan. Jadi, menurut Fahmi, wana saba atau Wonosobo adalah hutan Saba.

Ketujuh, buah 'maja' yang pahit. Ketika banjir besar (Sail al-Arim) menimpa wilayah Saba, pepohonan yang ada di sekitarnya menjadi pahit sebagai azab Allah kepada orang-orang yang mendustakan ayat-ayat-Nya.  "Tetapi, mereka berpaling maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar[1236] dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr." (QS Saba [34]: 16).

Kedelapan, nama Sulaiman menunjukkan sebagai nama orang Jawa. Awalan kata 'su'merupakan nama-nama Jawa. Dan, Sulaiman adalah satu-satunya nabi dan rasul yang 25 orang, yang namanya berawalan 'Su'. Kesembilan, Sulaiman berkirim surat kepada Ratu Saba melalui burung Hud-hud. "Pergilah kamu dengan membawa suratku ini." (QS An-Naml [27]: 28).  Menurut Fahmi, surat itu ditulis di atas pelat emas sebagai bentuk kekayaan Nabi Sulaiman. Ditambahkannya, surat itu ditemukan di sebuah kolam di Candi Ratu Boko.

Kesepuluh, bangunan yang tinggal sedikit (Sidrin qalil). Lihat surah Saba [34] 16). Bangunan yang tinggal sedikit itu adalah wilayah Candi Ratu Boko. Dan di sana terdapat sejumlah stupa yang tinggal sedikit. "Ini membuktikan bahwa Istana Ratu Boko adalah istana Ratu Saba yang dipindahkan atas perintah Sulaiman," kata Fahmi menegaskan.

Selain bukti-bukti di atas, kata Fahmi, masih banyak lagi bukti lainnya yang menunjukkan bahwa kisah Ratu Saba dan Sulaiman terjadi di Indonesia. Seperti terjadinya angin Muson yang bertiup dari Asia dan Australia (QS Saba [34]: 12), kisah istana yang hilang atau dipindahkan, dialog Ratu Bilqis dengan para pembesarnya ketika menerima surat Sulaiman (QS An-Naml [27]: 32), nama Kabupaten Sleman, Kecamatan Salaman, Desa Salam, dan lainnya. Dengan bukti-bukti di atas, Fahmi Basya meyakini bahwa Borobudur merupakan peninggalan Sulaiman. Bagaimana dengan pembaca? Hanya Allah yang mengetahuinya. Wallahu A'lam.


Sumber : Republika Online
Read More
Kamis, 12 April 2012

WORKSHOP "DEVELOPING FLASH GAME FOR SMARTPHONE WITH FLASHDEVELOP"





Lagi - lagi CCA (Cimahi Creative Association) ngadain workshop GRATIS lagi nih, sekarang tema nya tentang pembuatan game for smartphone dengan flash, kalo bukan besoknya mau UN pasti ikutan tuh. hehehe

HARI / TANGGAL : MINGGU, 15 APRIL 2012

TEMPAT : OPEN LAB BITC LT.4 CIMAHI

SYARAT :


  • PUNYA BASIC PROGRAMMING
AYO DAFTAR. TEMPAT TERBATAS, HANYA UNTUK 25 ORANG PENDAFTAR PERTAMA.
PENDAFTARAN LANGSUNG KE KANTOR CCA DI BITC LT. 4
Read More
Senin, 02 April 2012

Mega Seminar HACKING with LOVE and KLUC Family Gathering


Agenda Kegiatan :
>>Seminar "HACKING with LOVE"
Membahas tentang Dunia Hacking, Teknik-teknik Hacking dan megetahui hacking yang berbahaya Serta cara mengatasinya.

>> Pembahasan Agenda Kerja KLUC meliputi :
1. Prekrutan Pengurus KLUC 2012 untuk ditempatkan di beberapa divisi
2. Roadshow KLUC Goes to Schools
 3. Persiapan Indonesia Open Source Award 2012
4. Persiapan mengikuti Indonesia ICT Award 2012
5. Persiapan Release Party Ubuntu 12.04 LTS

GRATISSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSSS

Tempat :
Gedung BITC, Lt.4 - Baros (Cimahi)
(Jl. HMS Mintaredja, Terusan Pintu Tol Baros)

Buat Pendaftaran bisa Klik Link Daftar


Read More
Kamis, 29 Maret 2012

100 Tahun lagi Indonesia jadi apa ?


Ini adalah gambar Peta SDA (Sumber Daya Alam) Indonesia, tapi kenapa gak ada bendera Indonesia nya. Itulah yang saya pertanyakan sejak melihat gambar Peta SDA ini, sangat miris, walaupun kenyataanya penjajahan secara fisik sudah berlalu, tapi penjajahan ekonomi dan teknologi ternyata terus berlangsung, dan entah sampai kapan berakhir. Kalau begini kapan rakyat dapat menikmati kenikmatan yang di titipkan Sang Pencipta untuk rakyatnya sendiri ?

Permasalahannya, Siapa yang menjual ini ke pihak asing ?
padahal sudah jelas di UUD 1945 bahwa semuanya dikuasai oleh negara, bukan pemerintah dan untuk digunakan sebaik baiknya demi kesejahteraan Rakyatnya.

Apa yang anda bayangkan mengenai Indonesia pada 100 tahun mendatang setelah melihat gambar diatas ?

Apakah kita mau untuk mengusir mereka dari negara kita ini ? jawabannya sudah pasti HARUS.

kalau kayak gini terus mau makan apa anak cucu kita ? apa mau cuma makan jerami ? bukan nasi ? masak pakai jelantah ? bukan  minyak ?

semoga banyak yang pemerintah yang membaca, dan jadi terbuka mata hatinya, agak gak perlu ada lagi demo dan anarkis.
Read More

Jerami Padi ===> Jadi Etanol : Teknologi Jepang




Jerami Padi ===> Jadi Etanol.
Prof Kondo dari Kobe university, yang adalah direktur biorefinery center memberikan kuliah umum mengenai perkembangan biorefinery. Biorefinery adalah proses pengilangan bahan bakar dari biomass atau bahan bahan  senyawa hidup seperti kayu, jerami dll.  Bagaimana mengubah kayu menjadi bahan bakar etanol? Masuk akal ndak ya? Inilah yang menarik dari kuliah Prof. Kondo. Catatan khusus dari kuliah ini disampaikan dalam artikel ini, khususnya mengeani pengolahan jerami padi menjadi etanol, walaupun hanya secara umum tetapi logikannya sangat mungkin dilakukan dan bermanfaat bagi Indonesia yang banyak menghasilkan padi dan biasanya membakar begitu saja jerami padinya.
Prosesnya adalah:
PRETREATMENT ==> ENZIMATIK HIDROLISIS===> FERMENTASI ====> RECOVERI PRODUK.
Saya bertanya dengan apakah Prof Kondo melakukan pretreatmen terhadap jerami padi? Dia menjawab dengan steam atau dengan air yang bertekanan tinggi? Mengapa air? katanya agar mengjasilkan produk yang ramah lingkungan dan air relatif mudah didapat.  Dari slidenya diunjukkan ada beberapa alat yang mungkin digunakan untuk pre treatment seperti pemberian asam, amoniak, solvolisis, mekanik, ionic liqui dan secara enzimatik dan mikrobial………….Tapi yang paling mudah dan cepat menurut prof Kondo adalalah dengan air.
Tahap selanjutnya adalah melakukan hydrolisis enzimatik agar membentuk senyawa yang disebut dengan STRUKTUR SUPER MIKROBIAL, artinya senyawa yang siap disantap oleh  CELL FACTORY/SEL sebagai Mesin produksi/pabrik. Wow ini yang mereka tidak memberi tahu dengan jelas, tetapi katanya proses pretreatment dan proses hydrolisis menghasilkan senyawa cellulosa dan hemi cellulosa yang merupakan karbon C5 dan C6 yang siap dikomsumsi oleh Cell Factory…..sangat menarik.
Apakah Cell Factory? adalah sell dari microba atau sejenis ragi atau Yeast yang sudah diberdayakan permukaannya dengan enzym-enzym tertentu. Ini dilakukan dengan memodifikasi permukaan Yeast dengan teknologi yang disebut dengan CELL SURFACE ENGINEERING. Logikanya bahwa sebelum makanan yaitu SUPERMIKROBIAL ITU DIPROSES DIDALAM CELL MAKA DILUAR CELL SUDAH TERDAPAT ENZYM-ENZYM yang mengubahnya menjadi Protein lalu masuk ke dalam cell dan diproses menjadi produk yang diinginkan seperti Etanol, ini disebut Synthetic Engineering.
Microbial (cellulose dan hemi cellulose) ====> enzyme 1 ====> enzyme 2 dst ===> product protein ====> masuk Cell ===> menjadi produk akhir.
Logika bagaimana hingga memnuhi keinginan pada proses didalam cell, ini dilakukan dengan teknology Genetik engineering, dengan mensimulasikan juga Path way, langkah-langkah biokimia reaksi yang mungkin terjadi didalam cell. Ini dilakukan dengan simulasi komputer lalu di lakukan dengan rekayasa genetik hingga menghasilkan plasmid/susunan gen baru kemudian dilakukan proses pengembangan dan uji secara fermentsi untuk mendapatkan hasil yang diinginkan. Teknologi Jepang yang lagi dikembangkan terus.
Produk yang dihasilkan di murnikan refinery dengan mengunakan membran/filter. Proses ini telah dilakukan dengan kapasitas 4000 ton perhari, proses ini semi kontinue dan didukung oleh perusahaan seperti TOYOTA, MITSUBISI dan perusahaan besar lainnya.
Demikialah sekelumit teknologi yang sebagaian tahapnya dapat kita aplikasikan di Indoneisa. Walaupun sulit untuk dilakukan secara keseluruhan, khususnya rekayasa genetika untuk menghasilkan CELL Factory yang mampu menghasikan produk yang khas dalam kapasitas/konversi tinggi seperti etanol. Namun, paling tidak dari pretreatmen kita bisa belajar bagaimana menhasilkan C5 dan C6 yang terlarut dalam air dan tidak terlarut dalam air. Langkah selanjutnya adalah belajar bagaimana kita melakukan rekayasa dengan MIKROBA yang spesifik yang kita milki…. Ini adalahlah potensi besar karena kita memilki bahan baku yang sangat banyak……………………..Salam Iimu pengetahuan.

Read More
Rabu, 28 Maret 2012

FSL ComLabs: 'Ruby on Rails Workshop and Info Session'


Ruby merupakan bahasa pemograman yang seimbang. Pencipta Ruby, Yukihiro “matz” Matsumoto, menggabungkan bagian-bagian dari bahasa-bahasa favorit beliau (Perl, Smalltalk, Eiffel, Ada dan Lisp) untuk membentuk bahasa baru yang seimbang antara pemrograman fungsional dengan pemrograman imperatif.

Matz sering menyebutkan bahwa beliau sedang “mencoba membuat Ruby natural, bukan sederhana,” dengan cara membuatnya mirip dengan kehidupan nyata.

Pada acara kali ini Ruby ID akan membahas mengenai apa itu Ruby Programming Language, Perkembangan Ruby. Pada sesi akhir, peserta akan diajak untuk menjelajah langsung dunia Ruby ini melalui Workshop Ruby on Rails.




Buat yang mau daftar klik Link ini Workshop Rubby
Sampai jumpa dan sampai ketemu disana teman :D

Read More
Minggu, 26 Februari 2012

Tekno Kompasiana for Android

Tekno Kompasiana for Android segera hadir di market.


Read More